ASAL USUL TELABANG SAKTI
Senin, 07 September 2026
Lomba Berrtutur
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi teman-teman…Dan selamat pagi dewan juri…Apa kabar hari
ini…?? Sudah pasti sehat kan?? Perkenalkan nama saya, Muhammad Al-Fatih. Saya
bersekolah di SDN 1 Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru. Kali ini, saya akan
bertutur yang insyaallah, seeeruu banget…Cerita ini, di ambil dari cerita Rakyat
Kabupaten Sijunjung, karangan ”LUCIANA HARI SANTI” Di terbitkan oleh, Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung. Dengan Judul “ASAL USUL
TELABANG SAKTI” Begini Ceritanya teman-teman..
Di sebuah Nagari, yang bernama, Kunangan Parit Rantang. Aku bersama ayah
dan ibu ku, tinggal di sana. Aku sangat senang, karena, rumahku masih dikelilingi
oleh pohon yang rimbun. Pada saat aku terbangun di pagi hari, langsung di sambut
oleh udara yang sangat sejuk, dan kicauan burung yang bernyanyi dengan merdunya,
membuat hatiku semangkin tenang.
Suatu hari, ketika musim libur datang, ayah dan ibuku, mengajak aku berlibur
ketempat yang sangat aku sukai, yaitu Telabang Sakti. Aku sangat senang, karena
tempat itu masih alami, pepohonannya sangat rimbun dan wahana nya banyak. Kami
sekeluarga berenang bersama-sama. Ketika itu, aku tidak sengaja melihat tulisan
“Telabang Sakti.” Aku berfikir, darimana asal usul nama itu?”
Di saat berenang, aku menemui ayah dan ibu ku, yang duduk di pinggir kolam,
untuk menanyakan, asal usul nama tersebut.
Fatih : “Ayah, Ibu, aku mau bertanya…”
Ibu : “Hal apa , Nak?”
Fatih : “Dari manakah asal-usul nama Telabang Sakti itu?”
Ayah : “Ayah kurang tahu, Nak.”Ibu
: “Kalau begitu, besok kita pergi ke rumah pak datuak, yang memiliki
wahana Telabang sakti ini” P
Fatih : “Pak Datuak itu, siapa bu?”
Ibu
: “Pak datuak itu, namanya SYAHBUDIN DATUK SINARO, BIASA
DI PANGGIL DATUK ABU,, Semua sejarah yang ada di Nagari Kunangan
Parit Rantang ini, Dia tahu…”
Fatih : “Baik Ibu, besok kita main kerumah pak Datuak ya bu”
Keesokan harinya, aku, ayah dan ibu, pergi kerumah pak Datuak, untuk
mencari tahu, tentang nama Telabang Sakti. Sesampainya dirumah pak Datuak
Ayah
: “Assalamu’laikum, Pak datuak”
Pak Datuak
: “Wa’Alaikum salam!” Silahkan masuk, dan silahkan duduk,
Ada hal apa datang kemari?”
Ayah : “Ini Pak Datuak, anak saya ingin tahu asal-usul nama Telabang
Sakti”
Fatih : “Iya Pak Datuak, Aku ingin tahu sekali asal-usul nama Telabang
Sakti tersebut
Pak Datuak : “Begini nak, dengarkan Pak Datuak bercerita…Beberapa tahun
yang lalu, diwaktu musim kemarau, Pak Datuak mencari mata air untuk mandi dan
minum masyarakat. Pada awalnya, pak Datuak menemukan satu-satunya mata air
yang mengalir pada saat itu, pak Datuak langsung membersihkan dan memperluas
mata air itu, di dekat mata air itu ada sebuah pohon besar yang sudah lapuk. Pak
Datuak hendak membuangnya, karena menghalangi untuk memperluas mata air
tersebut.
Di saat Pak Datuak memotong pohon itu, di dalam pohon tersebut ada
binatang kelabang,
yang sangaaat baaanyak dan besar. Lalu, pak Datuakmengumpulkan kelabang itu, dan membunuhnya, agar tidak ada korban, karena
binatang kelabang itu sangat berbahaya dan berbisa. Setelah selesai membuang
potongan pohon itu, pak datuak lalu membuat beberapa kolam, untuk mempermudah
warga untuk mandi dan mengambil air. Setelah selesai membuat kolam, pak Datuak
memberitahu warga nagari tersebut, untuk perg i mengambil air, ke tempat yang
sudah di persiapkan oleh pak Datuak.
Tak berapa lama kemudian, pak datuak, ingin menjadikan tempat itu wahana,
Tapi Pak datuak bingung, mau diberi nama apa, wahana tersebut. Keesokan harinya,
pak datuak mengadakan rapat singkat dirumahnya, dengan warga setempat. Pak
datuak langsung memulai rapat, dan menceritakan kejadian yang di alaminya, ketika
membuat wahana tersebut, dan meminta usulan, nama bagi wahana yang baru selesai
ia bangun.
Di dalam rapat tersebut ada dua pendapat warga, sekelompok warga
mengusulkan agar diberi nama Telabang Gadang, dan sekelompok yang lain,
mengusulkan agar di beri nama Keris Sakti. Lalu, pak Datuak bertanya kepada kedua
kelompok tersebut, apa alasan diberi nama tersebut. Lalu kelompok pertama
menjelaskan, karena pada waktu pak Datuak membelah pohon lapuk, banyak
Telabang besar ditemukan. Dan kelompok kedua, Keris Sakti, adalah parang yang di
gunakan untuk memotong pohon. Lalu terpikirlah oleh pak Datuak untuk
menggabungkan kedua nama tersebut yaitu “TELABANG SAKTI”
Pak Datuak, mengumumkan nama tersebut kepada warga, dan mengadakan
acara untuk meresmikan nama Telabang Sakti.
Pak Datuak : “Begitulah ceritanya Nak, Apakah sudah mengerti dengan asal-
usul nama Telabang Sakti nak”?
Fatih : “Ooo…iya, sudah Pak datuak”
Ayah : “Terimaksih pak Datuak, sudah menceritakan tentang Telabng sakti
kepada anak Saya, yang sangat ingin tahu.Fatih
: “iya terimaksih Pak Datuak…
Pak datuak
: “Iya nak, Sama-sama”
Demikanlah
teman-teman, cerita,
tentang asal-usul Telabang Sakti,
Terimaksih, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.