← Kembali ke Berita
Artikel RELIMA Pusat

Perkuat Ekosistem Literasi : Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung Lakukan Advokasi di Musda Ikatan Penulis Indonesia (IKAPI) Khusus Daerah Sumatra Barat

Minggu, 05 Juli 2026

Perkuat Ekosistem Literasi : Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung Lakukan Advokasi di Musda Ikatan Penulis Indonesia (IKAPI) Khusus Daerah Sumatra Barat

Padang — Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI Lokus Sijunjung mengambil langkah strategis dalam memperkuat jejaring literasi di tingkat regional. Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung melakukan advokasi dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Penulis Indonesia (IKAPI) Khusus Daerah Sumatra Barat yang berlangsung di Padang, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung untuk menyelaraskan program literasi dengan para pemangku kepentingan di industri kreatif dan kepenulisan. Advokasi ini bertujuan untuk membangun sinergi antara penulis, penerbit, dan relawan literasi guna meningkatkan aksesibilitas bacaan berkualitas bagi masyarakat di Kabupaten Sijunjung.

Dalam forum Musda tersebut, perwakilan Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung memaparkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghidupkan ekosistem literasi yang berkelanjutan. Fokus utama advokasi ini adalah mendorong para penulis di Sumatra Barat untuk lebih aktif terlibat dalam gerakan literasi berbasis masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang jauh dari pusat perkotaan.

Sebagai bagian dari program prioritas Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Relima Lokus Sijunjung memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat. Melalui pertemuan dengan IKAPI Sumbar, diharapkan tercipta kesepahaman mengenai distribusi pengetahuan, penyediaan bahan bacaan bermutu, hingga pendampingan bagi penulis lokal di Sijunjung.

Musyawarah Daerah ini juga menjadi ajang diskusi mengenai tantangan dunia literasi di era digital. Relima Sijunjung menekankan bahwa advokasi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan upaya untuk memastikan bahwa kebijakan kepenulisan di Sumatra Barat juga berpihak pada penguatan literasi masyarakat desa.

Langkah advokasi ini disambut positif oleh pengurus IKAPI Sumatra Barat. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan program-program baru, seperti pelatihan penulisan bagi pemuda di Sijunjung, bedah buku keliling, hingga pengadaan koleksi buku-buku karya penulis lokal di perpustakaan nagari.