← Kembali ke Berita
Artikel RELIMA Pusat

Sinergi Al-Qur'an dan Teknologi: Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung Bekali Orang Tua Literasi Digital di Wisuda Sekolah Akhlak Cendekia Muslim

Kamis, 02 Juli 2026

Sinergi Al-Qur'an dan Teknologi: Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung Bekali Orang Tua Literasi Digital di Wisuda Sekolah Akhlak Cendekia Muslim

Sijunjung — Suasana khidmat dan haru menyelimuti acara Haflah Akhirussanah, Wisuda Tahfidz, dan Wisuda Literasi Sekolah Akhlak Cendekia Muslim yang digelar pada Kamis, 2 Juli 2026. Namun, ada yang berbeda pada perayaan tahun ini. Di sela-sela prosesi wisuda, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI lokus Sijunjung hadir memberikan pembekalan krusial bagi para orang tua: Literasi Digital. Kegiatan ini bertujuan agar kesuksesan anak-anak dalam menghafal Al-Qur'an dan mencintai literasi selaras dengan pendampingan orang tua yang bijak di dunia maya.

Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum penguatan peran keluarga. Relima Sijunjung memandang bahwa tantangan terbesar orang tua saat ini adalah menjaga nilai-nilai karakter dan hafalan Al-Qur'an anak dari pengaruh negatif konten digital.

Dalam sesi edukasinya, Relima menekankan bahwa literasi digital bagi orang tua adalah "perisai" keluarga. Tanpa pemahaman yang cukup, fasilitas gawai yang diberikan kepada anak bisa menjadi bumerang yang mengikis waktu belajar dan menghafal mereka.

Kehadiran Wisuda Literasi dalam rangkaian acara ini menunjukkan komitmen Sekolah Akhlak Cendekia Muslim dalam membangun budaya baca. Relima Sijunjung mengapresiasi langkah ini dengan menegaskan bahwa literasi baca-tulis dan literasi digital adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara sekolah, relawan, dan orang tua. Dengan bekal literasi digital, para orang tua lulusan Cendekia Muslim diharapkan mampu menciptakan lingkungan rumah yang kondusif bagi tumbuh kembang intelektual dan spiritual anak.

Perayaan Haflah Akhirussanah tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Sijunjung terus bergerak maju. Tidak hanya mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang religius, tetapi juga membina keluarga yang cerdas, kritis, dan beradab dalam menghadapi transformasi digital.